Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan salah satu capaian dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 adalah meningkatkannya aspek keselamatan. Hal ini ditandai dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 6,31% serta jumlah fatalitas yang turun signifikan hingga 31,19% dibandingkan tahun 2025, berdasarkan data Korlantas Polri.
Terkait dengan hal tersebut, Komisi V DPR RI menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang dinilai berjalan lebih baik, khususnya ditandai dengan meningkatnya keselamatan. Pernyataan ini terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) Evaluasi Pelaksanaan Infrastruktur dan Layanan Transportasi Arus Mudik dan Balik Lebaran, di Senayan Jakarta, Senin (13/4).
Menhub Dudy menyambut baik apresiasi tersebut, serta menegaskan komitmen Kementerian Perhubungan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan.
“Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh catatan yang telah disampaikan, terutama dalam aspek keselamatan,peningkatan pelayanan,penguatan manajemen dan rekayasa lalu lintas,serta optimalisasi koordinasi dan sinergi yang kuat dengan DPR RI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder transportasi. Kami juga akan terus memastikan bahwa setiap kebijakan pada kepentingan masyarakat, dengan standar layanan yang semakin baik, responsif, dan berkeadilan, agar kehadiran negara benar-benar dirasakan melalui layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat,” ujar Menhub Dudy.
Menhub Dudy menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 didukung oleh berbagai kebijakan lintas Kementerian/Lembaga, mulai dari pengaturan lalu lintas, pembatasan angkutan barang, penyelenggaraan posko terpadu, pelaksanaan ramp check, peningkatan keselamatan, program mudik gratis, hingga pemberian insentif berupa diskon tarif transportasi.
Selain keselamatan, Menhub juga menyoroti sejumlah capaian lain diantaranya total penumpang angkutan umum mencapai 23,73 juta orang, meningkat 11,79% dibandingkan tahun 2025, dengan pertumbuhan tertinggi pada Angkutan Penyeberangan (17,05%), Angkutan Jalan (14,95%), dan Angkutan Perkeretaapian Antarkota (13,14%). Kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga terbukti efektif, berhasil memangkas kepadatan pada puncak arus mudik sebesar 17,94% dan puncak arus balik sebesar 10,57%.
Program Mudik Gratis turut mendapat sorotan positif, dengan 78,57% peserta beralih dari kendaraan pribadi khususnya sepeda motor, serta 92,86% peserta merasakan penghematan biaya transportasi dalam skala besar.
Sementara itu, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan transportasi selama Angkutan Lebaran 2026 tercatat 82,15 atau berada pada kategori Baik.
Menhub Dudy optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran ke depan akan semakin baik, dengan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan operasional transportasi nasional.
Turut hadir dalam kesempatan ini Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii.(HA/HH/GT/ETD)
#MenghubungkanIndonesia
