Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi hasil survei Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM) terkait penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Hasil Survei Pustral UGM ini menghimpun 9.999 responden di 26 wilayah terpilih. Berdasarkan jumlah tersebut, dari sisi responden, sebanyak 90,9 persen responden memberikan penilaian positif, di mana 43,9 persen responden menyatakan “Puas” dan 47,0 persen menyatakan “Sangat Puas”.

Menhub Dudy menambahkan hasil survei ini menjadi salah satu indikator kesuksesan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026. Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, pelaksanaan angkutan Nataru kali ini dapat berjalan lancar dan aman, tanpa adanya kendala yang berarti. Hasil ini juga akan dijadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan di masa mendatang.

“Kemenhub sangat mengapresiasi hasil survei Pustral UGM terkait penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026. Atas arahan Bapak Presiden, angkutan Nataru kali ini dapat berlangsung lancar dan terkendali. Hasil survei ini juga akan kami jadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat di masa mendatang. Tidak hanya pada masa Nataru, namun juga pada periode Lebaran dan hari-hari besar lainnya,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Jumat, (9/1).

Menhub Dudy menjelaskan, capaian kepuasan yang tinggi ini menunjukkan bahwa kebijakan dan program yang diterapkan selama Nataru 2025/2026 berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Ia pun mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dalam menyukseskan angkutan Nataru 2025/2026.

Menhub menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari Kementerian/Lembaga, TNI/Polri, BUMN, Pemerintah Daerah, Operator Transportasi, Asosiasi, Seluruh Petugas di lapangan, dan media massa yang telah menyukseskan angkutan Nataru 2025/2026.

“Bagi kami capaian ini bukan hanya sekadar statistik semata, melainkan cerminan kolaborasi yang baik antar seluruh stakeholder. Terima kasih pula kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan Pemerintah selama periode tersebut,” ungkap Menhub.

Survei Pustral UGM dilakukan menggunakan metode Stratified Multistage Sampling dengan margin of error sebesar 2,5 persen pada 188 simpul transportasi yang meliputi rest area, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara. Ada empat aspek utama yang menjadi indikator penilaian, yaitu prasarana, sarana, manajemen transportasi, dan kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah.

Survei dilaksanakan sejak 24 Desember 2025 hingga 30 Desember 2025, menyasar enam kelompok moda transportasi. Adapun nilai rata-rata skor Indeks Kepuasan Masyarakat untuk masing-masing moda adalah sebagai berikut: kereta api 93,38, penyeberangan 93,31, moda udara 88,98, moda laut 88,09, moda bus 85,32, dan kendaraan pribadi sebesar 84,76.

Adapun menurut survei tersebut, Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan transportasi selama periode Nataru 2025/2026 mencapai angka 87,43 dari 100, atau masuk dalam kategori “Sangat Puas”.

Ke depan, Menhub menyebut bahwa Kementerian Perhubungan akan menindaklanjuti rekomendasi Pustral UGM terkait sejumlah perbaikan di tiap moda transportasi. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman, selamat, dan lancar di periode-periode mendatang.

“Kemenhub akan terus berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di tanah air. Kami juga berharap, semoga angka kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi dapat terus meningkat di kemudian hari,” tutur Menhub Dudy.(OB/HH/GT/ETD)