18 Nov 2021
3395 View
Jakarta –
Pemulihan industri penerbangan nasional menjadi prioritas bersama, yang harus
dikolaborasikan dengan baik oleh semua pemangku kepentingan di sektor ini.
Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat membuka Rapat
Umum Anggota Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia
National Air Carriers Association (INACA) 2021, bertema “Covid Risk Management
and Recovery of Industry”, yang berlangsung secara daring, Kamis (18/11).Menhub
mengatakan, pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi industri penerbangan. Tak
hanya di Indonesia, melainkan juga negara-negara lain di dunia. Hal tersebut
menimbulkan efek domino ke berbagai sektor. “Sebagai
negara kepulauan, Indonesia sangat bergantung pada konektivitas transportasi udara,
dalam rangka melancarakan mobilitas manusia maupun distribusi logistik, dan
juga mengurangi kesenjangan harga kebutuhan masyarakat sehari-hari, khususnya
di wilayah Terdepan, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP). Saya mengharapkan
peran dan dukungan INACA untuk mendukung transportasi udara di Wilayah 3TP
seperti di Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan daerah lainnya,” kata Menhub.Menhub
berharap kepada INACA, untuk bersama-sama pemerintah mewujudkan penyelenggaraan
transportasi udara yang andal, selamat, aman, nyaman, serta menjamin
penerbangan yang sehat dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. “Kami
harap INACA dapat tetap terus proaktif mengkomunikasikan tantangan yang
dihadapi industri penerbangan dan juga bagaimana mencari solusi bersama dalam
upaya menyelesaikan tantangan tersebut,” ucap Menhub.Turut
hadir dalam Rapat Umum Anggota INACA tahun ini Arsjad Rasjid (Ketua Umum
Kadin), Irfan Setiaputra (Dewan Pembina INACA), Denon Prawiraatmadja (Ketua
Umum INACA), Dicky Budiman (Griffith University), dan Novie Riyanto R (Direktur
Jenderal Perhubungan Udara). (AH/RDL/LA/HS)
-
Biro Komunikasi dan Informasi Publik